Analisis Literatur tentang Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Lhokseumawe
Keywords:
Fintech, Literasi Keuangan, Modal Kerja, Pengelolaan Keuangan, UMKMAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literatur terkait pengelolaan keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang menelaah artikel ilmiah, buku, dan laporan resmi yang relevan dalam kurun waktu 2014–2024. Analisis difokuskan pada literasi keuangan, pencatatan keuangan, manajemen modal kerja, struktur modal, serta pemanfaatan teknologi finansial (fintech). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM di Lhokseumawe masih menghadapi kendala rendahnya literasi keuangan, keterbatasan pencatatan transaksi, dan ketergantungan pada modal pribadi atau pinjaman informal. Hal ini berdampak pada rendahnya akses UMKM terhadap pembiayaan formal dan lemahnya kemampuan dalam menjaga stabilitas likuiditas. Selain itu, meskipun fintech berpotensi mendukung pengelolaan keuangan UMKM, pemanfaatannya belum optimal karena hambatan literasi digital dan kepercayaan pengguna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan keuangan yang baik berperan penting dalam keberlanjutan UMKM dan peningkatan daya saing di era digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi kolaboratif antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, akademisi, dan penyedia teknologi untuk meningkatkan kapasitas manajemen keuangan UMKM di Kota Lhokseumawe.
